Majalengka
Seiring dengan terpenuhinya alokasi anggaran 20 persen untuk sektor pendidikan, pemerintah meminta agar memberikan prioritas salah satunya penuntasan wajib belajar (wajar) sembilan tahun. Untuk menuntaskan wajar sembilan tahun tersebut, maka upaya dilakukan antara lain melalui perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, namun Pemberitaan media cetak dan elektronik terkait banyaknya sekolah rusak baik di perkotaan maupun di daerah terpencil di Tanah Air seakan telah menjadi isu dunia pendidikan yang tidak pernah ada habisnya
Keberadaan SDN mekarwangi yang terletak di desa mekar wangi kecamatan lemah sugih kabupaten majalengka kondisi gedung sekolahnya sangat memprihatinkan serta perlu perhatian dari pememerintah mengingat kondidsi bangunan yang rusak
Bagian atap genting tampak barisanya bergelombang.akibat reng plaponya lapuk dimakan usia kerusakan lainya tampak pada kusen jendela serta pintu masuk kelas sudah kropos akibat di makan rayap,demikian pula dengan langit-langit yang terbuat dari anyaman bambu (bilik) yang yang sudah pada bolong bahkan sudah tidak enak di pandang atau di tempati demikian yang dikatakan oleh makbullah S.pd Mpd saat di kunjungi beberapa waktu lalu di sekolahya “meskipun kondisi bangunanya demikian menprihatinkan namun proses belajar mengajar harus tetap berlangsung seperti biasa imbuh makbullah
Mengingat kondisi gedung sekolah pihaknya telah melaporkan ke dinas intansi terkait namun sampai saat ini belum ada realisasinya.
“ kami brharap pada pemerintah khusny pemkab majalengka atau dinas pendidikan agar secepatnya melakukan tindakan preventif karena bagaimana pun kwalitas pendidikan yang baik harud di tunjang dengan sarana yang memadai
Lebih lanjut makbulah mengatakan meskipun proses kegiatan belajar mengajar di laksanakan dengan kondisi gedung yang kurang memadai manum anak didiknya manpu meraih prestasi yang mengembirakan di berbagai evevt dan lomba lomba yang pernah di gelarbeberapa waktu yang lalu semua itu brkat dorongan dan dukungan serta kekompakan para guru di sekolah .tuturnya
Mengahadapi situasi yang kurang menguntungkan kepala sekolah dengan rekan guru berupaya memanpaatkan sarana prasarana yang ada agar proses kegitan belajar berjalan lancar (adin)
Sabtu, 27 Maret 2010
MAYORITAS JALAN BLOK SAHBANDAR DESA MEKARJAYA RUSAK PARAH
Majalengka
Bagi masyrakat blok sahbandar desa mekar jaya kecamatan kertajati jalan merupakan akses vital dan jalur perekonomian ,karena masyarakat desa tersebut mayoritas petani bermata pecaharian sebagai petani sehingga jalan merupakan sarana penunjang bagi masyarakat setempat dalam hal memajukan roda perekonomian desa
Jalan sepanjang 3,5 k m di blok sahbandar kondisinya sangat rusah parah
Blok sahbandar yang bermayoritas petani berjumlah penduduk 1850 jiwa dan 500 kepala kekuarga serta di pimpin oleh tete selaku kepala blok sahbandar menurut tete selaku kepala blok sahbadar saat di kunjungi di kediamanya memaparkan bahwa jalan di lingkungan blok sah bandar ini dengan panjang 3,5 kondisinya sangat memprihatinkan rusaknya jalan ini di sebabkab oleh waktu dan musim penghujan dengan rusaknya jalur jalan yang berada di blok kami segala aktivitas yang di lakukan warga masyarakat kami jadi terhambat “ujarnya”
Kepala blok sahbandar tete berharap pada pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan yang berada di blok kami desa kami karena mayoritas jalan di blok sahbandar saat ini rusak parah . sehingga aktivitas wargapun menjadi terhambat .apalagi masyarakat di daerah kami yang bermayoritas bermata pecaharian sebagai petani sehingga dalam hal pengangkutan hasil dari panen menjadi terbebani “tambahnya “
Selain itu blok sah Bandar akan di mekarkan dari desa mekarjaya dengan alasan akses menuju desa yang sangat jauh bahkan bisa melewati desa yang lainya persiapan pun seperti bangunan gedung bale desa sedah ranpung sarana pendukung lainya seperti pustu madrasah posyandu dan lainya di anggap sudah memadai
Sementara di singgung dengan pemekaran desa tete.. menjelaskan “ bahwa masyarakat di sahBandar sangat berharap sekali sahbandar ini jadi desa dan menurut informasi hanya tinggal menunggu surat keputusan dari pemerintah karena persaratan sumua sudah beres dan kedapanya bila sudah menjadi desa sahbandar ingin mensejajarkan sahbandar dengan desa desa yang sudah lebih dulu maju atau seimbang baik Dari perekonomian warga serta infrastuktur desa .yang akan lebih di tingkatkan karena dengan sarana prasrana yang baik jelas akan menujang roda perekonomian warga masyarakat sahbandar “ujarnya”
Bagi masyrakat blok sahbandar desa mekar jaya kecamatan kertajati jalan merupakan akses vital dan jalur perekonomian ,karena masyarakat desa tersebut mayoritas petani bermata pecaharian sebagai petani sehingga jalan merupakan sarana penunjang bagi masyarakat setempat dalam hal memajukan roda perekonomian desa
Jalan sepanjang 3,5 k m di blok sahbandar kondisinya sangat rusah parah
Blok sahbandar yang bermayoritas petani berjumlah penduduk 1850 jiwa dan 500 kepala kekuarga serta di pimpin oleh tete selaku kepala blok sahbandar menurut tete selaku kepala blok sahbadar saat di kunjungi di kediamanya memaparkan bahwa jalan di lingkungan blok sah bandar ini dengan panjang 3,5 kondisinya sangat memprihatinkan rusaknya jalan ini di sebabkab oleh waktu dan musim penghujan dengan rusaknya jalur jalan yang berada di blok kami segala aktivitas yang di lakukan warga masyarakat kami jadi terhambat “ujarnya”
Kepala blok sahbandar tete berharap pada pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan yang berada di blok kami desa kami karena mayoritas jalan di blok sahbandar saat ini rusak parah . sehingga aktivitas wargapun menjadi terhambat .apalagi masyarakat di daerah kami yang bermayoritas bermata pecaharian sebagai petani sehingga dalam hal pengangkutan hasil dari panen menjadi terbebani “tambahnya “
Selain itu blok sah Bandar akan di mekarkan dari desa mekarjaya dengan alasan akses menuju desa yang sangat jauh bahkan bisa melewati desa yang lainya persiapan pun seperti bangunan gedung bale desa sedah ranpung sarana pendukung lainya seperti pustu madrasah posyandu dan lainya di anggap sudah memadai
Sementara di singgung dengan pemekaran desa tete.. menjelaskan “ bahwa masyarakat di sahBandar sangat berharap sekali sahbandar ini jadi desa dan menurut informasi hanya tinggal menunggu surat keputusan dari pemerintah karena persaratan sumua sudah beres dan kedapanya bila sudah menjadi desa sahbandar ingin mensejajarkan sahbandar dengan desa desa yang sudah lebih dulu maju atau seimbang baik Dari perekonomian warga serta infrastuktur desa .yang akan lebih di tingkatkan karena dengan sarana prasrana yang baik jelas akan menujang roda perekonomian warga masyarakat sahbandar “ujarnya”
Senin, 08 Maret 2010
SMPN KASOKANDEUL DIDUGA PUNGUT DANA
Malengka
Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia serta mensuksekan programwajib belajar 9 tahun peme4rintah telah mengratiskan sekolah bagi SDN, MI SMP atau MTs bahkan pemerintah mempunyai proram bahwa wajib belajar 12 tahun itu semua gratis dengan tujuan agar sumber daya manusia lebih meningkat di tahun ini di tiap sekolah ada sepanduk belogo penyelenggaraan sekolah gratis “ memang benar bahwa paradigma sekaran ini pemerintah telah membantu pebiayaan sekolah dengan di kucurkanya bantuan operasional sokolah atau yang lebih di kenal dana BOS serta pemerintah telah mengeluarkan PP 47 DAN 48 Tentang penbiyaan sekolah agar program wajib belajar sembilan tahun berjalan lancar supaya masyarakat kecil dapat merasakan bantuan tersebut dan genersi penerus memiliki sumber daya yang handal namun sangat di sayangkan meskipun pemerintah telah mengratiskan sekolah tapi masih ada saja sekolah yang masih melakukan pemungutan dana yang di bebankan kepada siswa siswi hal ini terjadi di SMPN kasokandel yang belokasi di desa ranji kecamatan kasokandeul kabupaten majalengka menurut sumber informasi mengatakan “ kami tau bahwa sekolah gratis namun pihak sekolah SMPN kasokandeul masih minta dana kepada siswa pungutan tersebut tidak ada musyawarah ujar salah seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya
Sementara menurut kepala sekolah saat di temui di sekolah mengatakan bahwa benar ada yang harus di beli oleh siswa-siswi senilai 6000 rupiah untuk membeli sampel raport karena sample tersebut tidak ada dalam bantuan operasional sekolah atau dana BOS itu juga untuk kepentingan siswa agar buku raport tidak mudah rusak dan sampel itu di kelola di kopesi sekolah
Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia serta mensuksekan programwajib belajar 9 tahun peme4rintah telah mengratiskan sekolah bagi SDN, MI SMP atau MTs bahkan pemerintah mempunyai proram bahwa wajib belajar 12 tahun itu semua gratis dengan tujuan agar sumber daya manusia lebih meningkat di tahun ini di tiap sekolah ada sepanduk belogo penyelenggaraan sekolah gratis “ memang benar bahwa paradigma sekaran ini pemerintah telah membantu pebiayaan sekolah dengan di kucurkanya bantuan operasional sokolah atau yang lebih di kenal dana BOS serta pemerintah telah mengeluarkan PP 47 DAN 48 Tentang penbiyaan sekolah agar program wajib belajar sembilan tahun berjalan lancar supaya masyarakat kecil dapat merasakan bantuan tersebut dan genersi penerus memiliki sumber daya yang handal namun sangat di sayangkan meskipun pemerintah telah mengratiskan sekolah tapi masih ada saja sekolah yang masih melakukan pemungutan dana yang di bebankan kepada siswa siswi hal ini terjadi di SMPN kasokandel yang belokasi di desa ranji kecamatan kasokandeul kabupaten majalengka menurut sumber informasi mengatakan “ kami tau bahwa sekolah gratis namun pihak sekolah SMPN kasokandeul masih minta dana kepada siswa pungutan tersebut tidak ada musyawarah ujar salah seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya
Sementara menurut kepala sekolah saat di temui di sekolah mengatakan bahwa benar ada yang harus di beli oleh siswa-siswi senilai 6000 rupiah untuk membeli sampel raport karena sample tersebut tidak ada dalam bantuan operasional sekolah atau dana BOS itu juga untuk kepentingan siswa agar buku raport tidak mudah rusak dan sampel itu di kelola di kopesi sekolah
MTsN KERTAJATI SIAPKAN ANAK DIDIK YANG BERILMU
Majalengka
Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang handal juga profisional yang merupakan harapan bagi setiap orang dan akan jadi tuntutan di era sekarang ini yang tidak mungkin kita hindari. Karena pendidikan merupakan lembaga utuk minimba ilmu sebagai bekal terciptanya manusia yang mandiri. Pendidikan juga mempunyai fungsi yang sangat strategis dalam upaya mengebangkan dan membentuk sumber daya manusia yang profisional. Untuk tercipta pendidikan yang berkwalitas tentu saja haru di tunjang dengan tenaga pendidik yang profisional salah satunya dengan mempersiapkan tenaga pendidik dan kemanpuan pendidik yang maksimal dan beberapa guru yang mengikuti program sarjana S II. Serta untuk menciptakan prestasi sekolah harus di siapkan sumber daya guru yang berwawasan adapun yang guru melanjutkan program S II diantaranya Drs mahmud jaenun,Dra N komariah serta suratno S.pd meraka semua sedang mengikuti pendidikan lanjutan sebagai persiapan dalam meningkatkan kwalitas pendidikan di sekolah MTsN kertajati demikian yang di sampaikan kepala Drs H Djadja M sardja M.pdi MTsN kertajati saat di temui di ruang kerjanya
MTs Negeri kertajati yang beralamat di jln bantarjati no 3 kecamatan kertajati kabupaten majalengka saat ini sedang terus berupaya dalam mempersiapakan anak didiknya agar dapat menguasai ilmu pendidikan adapun prestasi yang pernah di raihnya baik di bidang akademis maupun non akademis di antaranya marching band paskibra,pramuka,PMR,olahraga dan kesenian. Kaitan dengan akan di bangunya bandara internasional pihak sekolah siapkan pendidikan berwawasan IPTEK dan IMTAQ sehingga nantinya setiap generasi lulusan ini dapat menguasai tingkat kemampuan yang bisa di gunakan atau diterima untuk masuk kedalam kehidupan bermasyarakat
MTsN kertajati telah berhasil dalam memupuk generasi bangsa lewat pendidikan yang diselenggrakanya adapun siswa jebolan MTsN tersebut dapat di terima di salah satu sekolah yang bertarap internasional yang ada di kabupaten majalengka tanpa adanya testing dan beberapa waktu yang lalu siswa-siswinya berhasil dalam meraih piagam penghargaan yang di selenggarakan oleh MAN I cimalaka kabupaten sumedang pada kegiatan Scout leardership Development penghar4gaan tersebut di raih oleh siswi Dea nisa noprinti sebagai peserta terbaik putrid I serta dandi juliawan sebagai peserta tebaik putra III MTsN Berkomitmen terus dalam meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan visi yaitu mewujudkan lembaga pendidikan lanjutan y7ang berciri khas agama islam yang kondusip u8nggul dalam bidang IPTEK dan IMTAQ. Misi yaitu menyelenggrakan pendidikan yang berkwalitas di bidang iptek dan imtaq dengan mewujudkan lingkungan yang islami dengan tujuan setelah di didik selama tiga tahun , siswa manpu beribadah yaumiyah yang baik agar anak didik mampu membaca al qur’an dan mengamalkan agar anak didik mampu berbahasa arab dan berbahasa inggris dengan baik dan benar serta menguasai ilmu dan teknologi yang mampu mengantarkan peserta didik ke jenjang pendidikan berkwalitas/ paforit
Kamis, 18 Februari 2010
SDN BABAKAN SARI PERLU DUKUNGAN SARANA
majalengka
Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat. Setiap manusia, membutuhkan pendidikan, sampai kapan dan dimanapun ia berada. Pendidikan sangat penting artinya, sebab tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang dan bahkan akan terbelakang. Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, di samping memiliki budi pekerti yang luhur dan moral yang baik.
Pada sisi unggulan semua system itu seharusnya tidak diterapkan agar apa yang menjadi harapan siswa, orang tua siswa, pemerintah, masyarakat bahkan kita selaku pengajar dan pendidik dapat tercapai. Mari kita sama-sama merubah semua itu dengan mengembangkanya bagaimana belajar, artinya belajar itu tidak hanya berupa transformasi pengetahuan tetapi jauh lebih penting adalah mempersiapkan siswa belajar lebih jauh dari sumber-sumber yang mereka temukan dari pengalaman sendiri, pengalaman orang lain maupun dari lingkungan dimana dia tumbuh guna mengembangkan potensi dan perkembangan dirinya atau dengan kata lain belajar pada hakekatnya bagaimana mengartikulasikan pengetahuan-pengetahuan siswa kedalam kenyataan hidup yang sedang dan yang akan dihadapi oleh siswa. Demikian yang di sampaikan oleh Hj surtinah kapala SDN I babakan sari saat ditemui di ruang kerjanya babarapa waktu lalu
Dangan turut mencerdaskan anak bangsa dan mensukseskan program wajar dikdas 9 tahun SDN I babakansari yang terletak di desa babakansari kecamatan bantarujeg kabupaten majalengka terus berupaya dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar agar kwalitas mutu pendidikan dapat lebih di tingkatkan adapun prestasi yang pernah di raih oleh siwa siswinya baik bidang akademis maupun non akademis di antaranya olimpiade matematika tingkat kecamatan utusan ke tingkat kabupaten, atletik putrid tingkat kabupaten,pramuka, dan lain-lain.
Menurut kepala SDN I babakan sari hj surtinah saat di minta keteranganya mengatakan bahwa “ kami terus berusaha agar siswa-siswi terus berprestasi dengan dukungan guru seta kerjsama dengan berbagai pihak. Disamping itu bahwa sarana presarana gedung sekolah kami banyak kekuranganya salah satunya kirang ruang kelas karena SDN ini hanya mempunyai 6 ruang kelas itupun dengan lantai yang belum di kramik dan sekolah kami perlu perbaikan sarana penunjang pendidikan karena dengan sarana yang baik jelas akan medorong mutu pedidikan “ujarnya.(din)
Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat. Setiap manusia, membutuhkan pendidikan, sampai kapan dan dimanapun ia berada. Pendidikan sangat penting artinya, sebab tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang dan bahkan akan terbelakang. Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, di samping memiliki budi pekerti yang luhur dan moral yang baik.
Pada sisi unggulan semua system itu seharusnya tidak diterapkan agar apa yang menjadi harapan siswa, orang tua siswa, pemerintah, masyarakat bahkan kita selaku pengajar dan pendidik dapat tercapai. Mari kita sama-sama merubah semua itu dengan mengembangkanya bagaimana belajar, artinya belajar itu tidak hanya berupa transformasi pengetahuan tetapi jauh lebih penting adalah mempersiapkan siswa belajar lebih jauh dari sumber-sumber yang mereka temukan dari pengalaman sendiri, pengalaman orang lain maupun dari lingkungan dimana dia tumbuh guna mengembangkan potensi dan perkembangan dirinya atau dengan kata lain belajar pada hakekatnya bagaimana mengartikulasikan pengetahuan-pengetahuan siswa kedalam kenyataan hidup yang sedang dan yang akan dihadapi oleh siswa. Demikian yang di sampaikan oleh Hj surtinah kapala SDN I babakan sari saat ditemui di ruang kerjanya babarapa waktu lalu
Dangan turut mencerdaskan anak bangsa dan mensukseskan program wajar dikdas 9 tahun SDN I babakansari yang terletak di desa babakansari kecamatan bantarujeg kabupaten majalengka terus berupaya dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar agar kwalitas mutu pendidikan dapat lebih di tingkatkan adapun prestasi yang pernah di raih oleh siwa siswinya baik bidang akademis maupun non akademis di antaranya olimpiade matematika tingkat kecamatan utusan ke tingkat kabupaten, atletik putrid tingkat kabupaten,pramuka, dan lain-lain.
Menurut kepala SDN I babakan sari hj surtinah saat di minta keteranganya mengatakan bahwa “ kami terus berusaha agar siswa-siswi terus berprestasi dengan dukungan guru seta kerjsama dengan berbagai pihak. Disamping itu bahwa sarana presarana gedung sekolah kami banyak kekuranganya salah satunya kirang ruang kelas karena SDN ini hanya mempunyai 6 ruang kelas itupun dengan lantai yang belum di kramik dan sekolah kami perlu perbaikan sarana penunjang pendidikan karena dengan sarana yang baik jelas akan medorong mutu pedidikan “ujarnya.(din)
Kamis, 04 Februari 2010
SDN I SUKASARI SIAPKAN GENERASI BERKWALITAS
Majalengka
Untuk menghadapi tantangan dan permasalahan pendidikan nasional yang amat berat saat ini, mau tidak mau pendidikan harus dipegang oleh para manajer dan pemimpin yang sanggup menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang ada, baik pada level Akademis maupun non akademis. Pendidikan harus dikelola secara sungguh-sungguh, oleh karena itu para manajer (pemimpin) pendidikan harus dapat menunjukkan semangat dan kesungguhan di dalam melaksanakan segenap tugas dan pekerjaanya. Semangat dan kesungguhan dalam bekerja untuk meningkatkan prestasi anak didik hal ini terus dilakukan oleh Dede sutarman S.pd selaku kepala sekolah SDN sukasari I yang terus berupaya dalam meingkatkan mutu pendidikan di sekolah dengan landasan iman dan taqwa SDN I sukasari yang terletak di jln wilangga jaya desa sukasari kecamatan cikijing merupakan sekolah yang memiliki program untuk maju dalam berbagai bidang
Menurut kepala SDN I sukasari saat di temui di ruang kerja memaparkan bahwa ”Mengurusi pendidikan sebenarnya bukanlah mengurusi hal-hal yang sifatnya sederhana, karena didalamnya terkandung usaha untuk mempersiapkan suatu generasi yang akan mengambil tongkat estafet kelangsungan suatu bangsa.di masa yang akan datang. Kegagalan pendidikan adalah kegagalan kelanjutan suatu generasi. Untuk mengurusi pendidikan dibutuhkan energi dan motivasi yang tinggi dengan konsep yang yelah di rancang. Karena Pendidikan membutuhkan manajer (pemimpin) yang memiliki ketabahan, daya tahan (endurance) dan pengorbanan yang tinggi dalam mengelola pendidikan. bagai manapun pendidikan adalah pondasi bagi generasi bangsa dengan pendidikan semua bias terarah “ujarnya”
Lebih lanjut dede sutarman S.pd mejelaskan bahwa pendidikan harus dikedapankan sesuai dengan tuntutan dan visi misi yang telah di rancang adapun prestasi yang pernah diraih oleh siswa-siswa sekolah sekolah kami yaitu:volley ball, catur, hifdil qur’an.CCQ, cerdas cermat , keterampilan menyulam, melukis,sepak bola,baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten dan kami akan berusaha teruh kedepanya agar prestasi sekolah bisa meningkat dengan penambahan waktu belajar di sekolah sesuai dengan visi yaitu menjadi sekolah unggulah yang menghasilkan siswa cerdas, terampil,kreatip, inofatip dan mandiri sert iman dan taqwa.”ujarnya” (adin
SDN III SINDANG SEKOLAH YANG BERNUANSA RELIGIUS
majalengka
Pendidikan atau materi diambil dari khazanah ilmu pengetahuan yang ditemukan dan dikembangkan para ahli tempo dulu yang telah disusun secara logis dan sistematis. Dalam prakteknya, pendidik mempunyai peranan besar dan lebih dominan, sedangkan peserta didik memiliki peran yang pasif, sebagai penerima informasi dan tugas-tugas dari pendidik. Karana tujuan pendidikan sejati tidaklah hanya mengisi ruang-ruang imajinasi dan intelektual anak, mengasah kepekaan sosialnya, ataupun memperkenalkan mereka pada aspek kecerdasan emosi, tapi lebih kepada mempersiapkan generasi bangsa sesuai dengan UU yang telah disusun yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya yaitu yang beriman dan dan bertagwa kepada tuhan yang maha esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan kerampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan berbangsa begitu juga yang di lakukan oleh SDN III sindang yang berlokasi di desa sindang kecamatan cikijing kabupaten majalengka saat ini sedang giatnya untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas anak didik dengan landasan iman dan taqwa hal ini terbukti bagi sitiap siswinya yang selalu menggunakan jilbab disamping itu untuk memupuk anak didiknya di bekali ajaran keagamaan, ahlakul karimah yang khusus pada jam tambahan sekolah dan pada hari jum,at semua siswa-siswi mengenakan busana muslim “ujarnya” Opun S.pd selaku kepala sokolah SDN III saat ditemui tim tipikor
lebih jauh Opun S.pd memaparkan Untuk meningkatkan mutu pendidikan dibutuhkan sentuhan kreativitas dari semua orang yang terlibat di dalamnya. Salah satunya orang tua siswa menajer atau guru karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama “ kami juga sedang berupaya dalam meningkatkan mutu pendidikan karena dengan ilmu pendidikan siswa-siswi jadi terarah bagaimanapun pindidikan adalah pondasi bagi generasi yang akan datang adapun prestasi yang pernah diraih baik akademois maupun non akademis yaitu: mifa juara I tingkat kecamatan, keterampilan,tolak peluru dan akademis yaitu penambahan waktu pelajaran yang khusus bidang keagamaan. “ujarnya” (adin
Langganan:
Postingan (Atom)