Rabu, 25 Mei 2011

HUT KE 12 SMPN 4 MAJA MOMENTUM TINGKATKAN KREATIVITAS

HUT KE 12 SMPN 4 MAJA MOMENTUM TINGKATKAN KREATIVITAS
Majalengka
Bertepatan dengan hari jadi sekolahnya yang ke 12 SMPN IV maja menggelar acara. Yang direalisasikan melalui kegitan gerak jalan dan voly ball antar SD/MI tingkat wilayah kecamatan maja,argapura, sukahaji dan cigasong.untuk tim terbaik pihak panitia penyelenggara memberikan uang pembinaan dan piagam serta piala bergilir. Upacara yang merupakan puncak serangkaian kegiatan peringatan HUT SMPN IV maja ini dihadiri oleh seluruh guru, Pengawas komite SMP, MUSPIKA dan undangan lainnya serta perwakilan dari siswa SD-SD, di wilayah maja dan sekitarnya. bahkan secara khusus camat maja membuka turnamen voli ball yang di pertandingkan. Camat maja H. Ahmad suswanto Spd M.pd menyampaikan di usia yang ke 12 SMPN 4 Maja bisa terus mensukseskan program wajib belajar 9 tahun dan semoga menjadi sekolah unggulan dalam kwalitas, Dan peringatan ulang tahun ini merupakan momentum yang baik untuk mengevaluasi segala kekurangan yang ada sebagai bekal untuk memperbaiki kinerja ke depan. ’’Dengan peringatan ini, kami tentunya berharap SMPN IV maja mampu menjadi lebih baik lagi. Bukan hanya dari prestasi akademiknya saja, tetapi prestasi non akademikpun diharapkan semakin meningkat, serta dengan di gelarnya olahraga voly ball dapat miningkatkan bakat olahraga dan kreativitas siswa. “tandasnya
SMPN 4 maja yang terletak di jalan raya paniis no 1 desa paniis kecamatan maja kabupaten majalengka peringatan HUT SMPN IV maja ke-12 digelar tepat pada tanggal 21 Mei 2011 dengan mengambil tempat di halaman SMPN IV maja yang di hadiri 20 tim 11 tim putra 9 tim putri
Menurut Masturo ade S.pd. Mpd. kepala SMPN IV maja “Berkat kerja sama dari semua pihak, acara tersebut bejalan lancar, kegiatan ini juga dalam rangka menyalurkan, mengembangkan,meningkatkan prestasi para peserta didik yang ada di lingkungan SD. Sedangkan menurut ketua penyelengara Dadang maryadi S.pd yang di damping komite sekolah Endang kurniawan menyampaikan dengan semangat HUT ini kami berterima kasih kepada seluruh komponen yang telah membantu hingga acara ini berjalan lancar di samping itu pihak panitia hanya memberikan uang pembinaan yang sederhana 500ribu untuk juara 1. 250ribu untuk juara 2. Juara 3 dan 4 150 dan 100ribu. lebih lanjut Endang kurniawan Menjelaskan dengan HUT ini kami atas nama wakil dari masyarakat ikut membantu program pemerintah dalam mensukseskan wajib belajar 9 tahun karena dengan pendidikanlah bangsa ini akan maju. “ program SMPN 4 dalam rangka HUT yang ke 12 kegiatan tersebut sangat menguntungkan banyak nilai di anatarnya pembentukan karakter, minat bakat. Dengan adanya kegiatan tersebut anak adalah harapan masa depan di daharapkan kedepanya bisa mengembangkan bakat di bidang olahraga. Dan bisa bermasyarakat dengan baik. “jelasnya (AUDIN)

Partisipasi & Transparansi Pembangunan Desa banyusari

Majalengka
Sebagaimana yang diamanahkan dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN) bahwasanya arah kebijakan pembangunan daerah antara lain untuk mempercepat pembangunan pedesaan dalam rangka pemberdayaan masyarakat, terutama petani.serta Kesungguhan aparatur desa merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Sehingga, jika elemen masyarakat dan aparatur pemerintah desa sungguh-sungguh menggarap potensi yang ada dapat menjadi ruh dan energi menghidupkan desa.
Desa banyusari kecamatan malausma kabupaten majalengka beberapa waktu lalu telah membangun inprastuktur jalan yang di anggap sangat menunjang kelancaran perekonomian warga dalan tersebut berada di blok gunung payung dan pebaikan jalan kecil (gang) di blok cilimus serta rehabilitasi gedung balai desa, semua pembangunan tersebut bantuanya bersal dari dana ADD tahun 2010.tak Cuma itu pebaikan jalan juga di lakukan di blok babakan sepanjang 300 M, dari bantuan PJBM bantuanya jenis aspal saja selebihnya swadaya masyarakat. Demikian dikatakan asep pahrudin kepada media ini.
Desa banyusari memiliki 6 blok yang geografisnya di selatan majalengka yang berbatasan dengan kabupaten ciamis mayoritas masyarakat adalah petani di bawah pimpinan asep pahrudin yang baru setahun lalu jadi kades dianggap sudah membawa perubahan di bidang inprastuktur
Menurut Asep pahrudin kepala desa banyusari menjelaskan “Pembangunan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan oleh desa kami berorientasi kepada kepentingan rakyat banyak , Menyadari betapa pentingnya pembangunan desa dalam konteks pembangunan nasional, mengharuskan perlunya perhatian istimewa dari pemerintah dan diberikan untuk pembangunan desa karena komitmen untuk melakukan pembangunan, tentunya bukan hanya milik pemerintahan desa semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab dari semua komponen. ”ujarnya”(audin)

Senin, 09 Mei 2011

SDN I CINTA ASIH TERUS MENOREHKAN PRESTASI


Majalengka

Sebagian besar diantara kita pasti beranggapan, sekolah yang bermutu atau yang menghasilkan murid yang berkualitas pasti berada di kota besar, dan mempunyai nama yang sudah dikenal masyarakat. Tapi hal itu tidak berlaku bagi SDN I Cinta Asih yang terletak di Desa Cinta Asih Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka Sekolah tersebut memiliki Berbagai Prestasi, meskipun berada di desa perbatasan wilayah dan, hebatnya lagi, tidak ada pungutan SPP. “Prestasi akademik, maupun non akademik berhasil disabet sekolah ini, baik tingkat kecamatan yang mampu mengantarkan ke tingkat kabupaten dan di sini tidak memungut biaya atau SPP,” ujar seorang guru sekolah yang tidak mau disebut namanya.
Mendengar nama sekolah tersebut, memang terasa asing di telinga kita. Tapi bagi masyarakat yang tinggal di Kecamatan cingambul nama sekolah tersebut, pasti diidentikkan dengan segudang prestasi yang dihasilkan. Meski terletak di daerah pesisian dan berjarak sekitar puluhan kilo dari pusat kota, sekolah ini selalu menjadi pilihan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan cingambul desa cinta asih
Kepala SDN I Cinta Asih H. Dede suhendar SPd. tersenyum ketika ditanya soal prestasi sekolahnya di event PMBK tahun ini. Pria yang biasa disapa kang haji itu menceritakan, dulu prestasi sekolah tersebut tidak semoncer sekarang. Kali pertama memimpin SD tersebut adapun prestasi yang pernah di raih yaitu calistung atas mana Hilda nurfikriani dewi kelas II serta siswa berprestasi kelas V. Atas nama dina nuraeni hingga mampu mewakili kecamatan cingambul ke tingkat kabupaten “Alhamdulillah dari tahun ke tahun SD kami selalu banyak menorehkan prestasi dan sudah turun temurun
saat ini SDN sukamukti memiliki 171 siswa serta didukung 10 orang tenaga pengajar yang selalu berjuang dalam meraih prestasi Siswa-Siswa SDN cinta asih

Selasa, 26 April 2011

INFRASTUKTUR JALAN DI KECAMATAN BANJARAN BANYAK YANG RUSA

Warga Banjaran Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki
INFRASTUKTUR JALAN DI KECAMATAN BANJARAN BANYAK YANG RUSAK
majalengka
Sejumlah jalan yang ada di kecamatan banjaran rusak berat dan dihiasi dengan lubang lubang. Kondisi jalan seperti itulah salah satu penyebab terjadinya kecelakaan .serta menghambat lajunya perekonomian warga, Apalagi, kondisi tersebut diperparah dengan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini sering Turun hujan sehingga mempercepat kerusakan struktur jalan. Jalan yang berstatus milik jalan PEMKAB itu berada di Desa Genteng,darmalarang, hingga ke desa sangiang bahkan kerusakan tersebut sampai ke desa girimulya lebih dari 16 KM Jalan tersebut mengalami kerusakan yang sangat berat.
Menurut kepala desa sunia baru Dedi Riswadi Sunarya Saat di hubungi menjelaskan hampir 16 KM jalan rusak, kerusakan terparah sekitar 8 KM. Bagi masyrakat desa sunia baru dan desa desa di sekitarnya yang ada kecamatan banjaran jalan merupakan akses vital dan jalur perekonomian ,karena masyarakat desa tersebut mayoritas bermata pecaharian sebagai petani sehingga jalan merupakan sarana penunjang bagi masyarakat setempat dalam hal memajukan roda perekonomian desa. kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan rusaknya jalan ini di sebabkan oleh waktu dan musim penghujan dengan rusaknya jalur jalan yang berada di wilayah kami segala aktivitas yang di lakukan warga masyarakat kami jadi terhambat “ujarnya”
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (BMCK) Pemkab Majalengka harus segera memperbaiki jalan ini karena sudah banyak masyarakat yang kesal akibat jalan rusak ini, karena jalan punya pemerintah kabupaten Majalengka
Sementara menurut Durahman S.Ag.MM. Camat Banjaran Saat di Hubungi lewat telepon mengatakan Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga cipta karya Kabupaten majalengka “ Upaya juga telah dilakukan dalam acara musrembang baik di tingkat desa maupun tingkat kecamatan serta pengajuan ke tingkat kabupaten yang akhirnya ada respon yang sangat menggembirakan,yang rencanaya pada tahun ini akan segera di realisasikan untuk di perbaiki,”ujarnya”(AUDIN)

Jumat, 01 April 2011

Gaji Polisi Naik, Pengawasan Harus Diperketat

Gaji Polisi Naik, Pengawasan Harus Diperketat

Pemberian remunerasi bagi kepolisian dinilai sesuatu yang wajar. Namun, pemerintah juga dituntut harus melakukan pengawasan lebih ketat terhadap kinerja Polri.

"Memang harusnya begitu, penegak hukum harus diberi (gaji) cukup. Namun haru diberi pengawasan ketat," kata pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar kepada wartawan
Menurutnya, pembenahan lembaga pengawasan internal dan eksternal harus segera dilakukan oleh pemerintah. Tanpa pengawasan yang ketat oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), penyalahgunaan wewenang pascaremunerasi rentan terjadi.

"Kalau itu tidak dibenahi, saya tidak menjamin remunerasi jauh dari penyimpangan. Tetapi yang juga harus dilakukan adalah pengawasan lebih ditingkatkan,” tambahnya.

Seperti diberitakan, pemerintah akhirnya menyetujui kenaikan tunjangan kerja bagi anggota TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipil terhitung sejak 1 Juli 2010. Keputusan itu diambil melalui rapat koordinasi antara DPR dengan sejumlah menteri, Rabu 15 Desember 2010 lalu

Sabtu, 19 Februari 2011

PEMBANGUNAN GARDU INDUK SUTET DIPROTES WARGA


Majalengka.
Mega projek pembangunan gardu induk sutet ( GIS ) dengan luas tanah sekitar 2,5 hektar di Desa Banjaransari , Kec. Cikijing Kabupaten Majalengka menuai protes dari sekelompok warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi GI, tidak adanya sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak dari radiasi saluran listrik tegangan tinggi yang jadi soal, buntutnya sekelompok masyarakat sempat mendidirikan papan bertuliskan “ KAMI MENOLAK PEMBANGUNAN GI “ diareal lahan projek tersebut.
Persoalan yang muncul bukan dari tukar guling tanah yang biasa terjadi dalam pelaksanaan projek Negara yang menggunakan tanah milik warga, “ Tidak ada sosialisasi sama sekali atau ijin lingkungan dari pihak terkait kapada warga sekitar, padahal pembangunan projek SUTET tersebut akan menimbulkan dampak secara langsung kepada warga sekitar, kata H. Lili. ( 19/02 )
Hal senada juga disampaikan oleh warga yang hadir di areal lokasi, “proyek yang sudah dimulai belum ada penjelasan dari pihak terkait, kami khawatir dengan adanya gardu induk di lingkungan pemukiman Warga akan ada dampaknya,” kata Wawan, warga blok Mulyasari, Desa,Banjaransari. “ Bahkan kami pihak warga tidak pernah di ajak musyawarah, tau-tau udah ada penggarapan, “ katanya.
Sementara itu Kepala Desa Banjaransari tidak bisa dihubungi,” Bapak lagi di luar kota,” kata penjaga desa. Padahal ketidakpuasan warga atas pembangunan gedung induk harus mendapatkan perhatian serius dari pihak-pihak yang terlibat didalamnya.
Protes sekelompok warga terhadap projek GIS mendapatkan perhatian dari semua elemen masyarakat Kab. Majalengka termasuk Lembaga YBMI yang berkedudukan di Desa Kasturi, Kec. Cikijing, Kab. Majalengka, “ Tidak adanya sosialisasi antara PLN dengan warga menimbulkan kekesalan dan ketidakpuasan, sedangkan masryarakat ingin mengetahui sejauh mana dampak dari Saluran Listrik Tegangan Tinggi tersebut,” kata Tatang.
Menanggapi atas ketidakpuasan warga diwilayahnya, Camat Cikijing menyampaikan via telepon seluler kepada Tipikor,”Aspirasi warga sudah disampaikan kepada pihak PLN, secepatnya akan ada sosialisasi dari PLN ke masyarakat dan semuanya akan terkoordinasi dengan baik,” kata Drs. Maman Rukmana. Dalam pelaksanaan program Negara yang akan memberikan manpaat yang sangat luas sangat diharapkan tidak timbul masalah-masalah kecil di lapangan, pemasangan papan penolakan oleh sekelompokj warga Banjaran sari harus menjadi perhatian serius dari semua pihak yang terlibat didalamnya, padahal aspirasi mereka dapat disalurkan melalui wadah yang sudah tersedia di Desa, yaitu Badan Perwilan Desa ( BPD ). Pada saat proses pembebasan tanah tidak terjadi kompalain apapun, anehnya saat baru saja penguruggan tanah diprojek GIS tersebut muncul protes sekelompok warga. Ada apa sebenarnya…? (AUDIN)

Sabtu, 12 Februari 2011

DESA WADO WETAN REALISASIKAN DANA ADD UNTUK INPRASTUKTUR

Majalengka

Percepatan Pembangunan Desa melalui Program PNPM dan ADD tampaknya patut diacungi jempol. Betapa tidak, setelah sepekan program tersebut berjalan, hasilnya sudah dapat dirasakan oleh masyarakat Desa wado wetan. Pembangunan di desa tersebut menggeliat, berbagai anggaran yang di turunkan ke desa wado wetan langsung direalisasikan berdasarkan musyawarah,
Pembangunan jalan di blok margaluyu serta pembangunan irigasi di blok sindangsari telah rampung di selesaikan menggunakan dana ADD, Tahun 2010.
Desa wado wetan kecamatan bantarujeg kabupaten majalengka dengan jumlah penduduk sekitar 3 ribuan
Dan KK 1400 saat ini tengah mengalami kemajuan dalam bidang pembangunan sarana prasarana lingkungan desa.
Menurut sri winarti saat di temui menjelskan “bantuan yang kami terima sudah di realisasikan sesuai dengan kenginan warga masyarakat dengan musyawarah di samping itu di desa kami sedang dilaksanakan pembangunan jalan dan penbangunan irigasi yang di danai ADD telah dilaksanakan dengan musyawararah sesuai apa yang jadi keinginan warga. melalui kucuran dana dari pemerintah mudah-mudahan warga masyarakat kami dapat merasakan dan dapat memanpaatkanya bantuan tersebut . “ujarnya
Lebih lanjut sri winarti menegaskan, “tujuan utama dari percepatan pembangunan desa diarahkan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga beserta masyarakat desa lainnya.
Menurutnya, sektor riil bidang ekonomi pedesaan, memiliki banyak potensi yang masih belum tergarang dengan optimal. Sebab itu, tambah dia, jika sektor ini benar-benar dihidupkan, bukan tidak mungkin kedepan kesejahteraan warga di pedesaan akan jauh lebih baik ketimbang warga perkotaan.
”Sebab sektor penopang ekonomi di pedesaan ini hidup dan berjalan sebagaimana mestinya. Kita berharap, ini akan menjadi momentum perubahan ekonomi di pedesaan sehingga kedepan pada saatnya nanti masyarakat kita yang akan menikmati hasilnya,” pungkasnya. (audin)