Senin, 11 Juni 2012
Hari Jadi Majalengka Ke-522 Tahun Berlangsung semarak
Hari Jadi Majalengka Ke-522 Tahun Berlangsung semarak
Majalengka
Pelaksanaan Pawai Pembangunan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-522 berlangsung meriah Ratusan warga Majalengka terlihat antusias menyaksikan iring-iringan kendaraan hias yang membawa sejumlah hasil bumi dan produk unggulan khas Majalengka.
Pawai pembangunan dan seni budaya yang berlangsung di alun-alun Kabupaten Majalengka dalam rangka memperingat hari jadi Majalengka ke-522 berlangsung semarak,. Sekitar 172 peserta melibatkan 720 kendaraan baik roda dua maupun empat dan ribuan masyarakat menyaksikan jalannya pawai tersebut.
Pawai mengambil stard dari Jl.KH.Abdul Halim, depan Kancab BRI Majalengka dan finish di alun-alun melewati panggung kehormatan yang ditempati Bupati Majalengka, Sutrisno, Ketua DPRD Majalengka Surahman, dan Muspida lainnya serta pejabat eselon II dijajaran pemerintahan.
JL.KH.Abdul Halim yang merupakan jalan utama ditutup sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB karena digunakan untuk jalur pawai. Ribuan masyarakat tumpah ruah ke jalan dengan antusias menyaksikan pawai yang menampilkan beragam kreasi potensi daerah dan budaya baik di bidang pertanian, seni maupun infrastrukur.
Perusahaan swasta juga terlibat seperti dari kalangan perbankan serta organisasi kepemudaan. Ahmad Sodikin, Ketua Pelaksana Pawai Pembangunan dan Seni Budaya mengaku bersyukur karena kegiatan tersebut berlangsung lancar meski sempat diguyur hujan setelah pukul 12.00 WIB. hari jadi Majalengka kali ini juga diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat melakukan instrospeksi apakah sudah optimal memberikan pelayanan pada masyarakat dan apakah masyarakat sudah patuh dalam melaksanakan kewajibannya untuk mendapatkan hak.(AUDIN)
Jumat, 09 Maret 2012
HILANGNYA MESIN BATUAN UNTUK KELOMPOK MASIH DI SOAL
Majalengka
Seperti berita sebelumnya yang pernah tayang di progresifjaya tentang batuan mesin yang hilang sampai saat ini polisi belum mampu menyelusuri dimana ada siapa pelakunya. sumber informasi menyebutkan bahwa mesin desel bantuan untuk kelompok tani blok cidaramaning desa bununagara kecamatan malausma kabupaten majalengka
satu paket bantuan berikut dengan bangunan untuk pasilitas pembutan pupuk senilai 100 juta bantuan dari pemerintah tahun 2011 ini merupakan sarana penunjang kegiatan para petani namun di sayangkan satu unit diesel di ambil oleh oknum kaur pemerintahan desa malam itu ada mobil yang berparkir di halaman dan terlihat seorang kaur pemerintahan desa mondar-mandir di sekitar bangunan tidak menyangka pada siang harinya sebuah mesin diesel sudah tidak ada di gedung bangunan” dekian dikatan ilah
Sementara menurut ketua kelompok H. Jaja Hudori saat di minta keterangannya menyebutkan sebelumnya kepala desa minta uang senilai 4 juta” kami belum punya uang karena karena program bantuan untuk tani masih dalam pengerjaan padahal uang tersebut untuk pasilitas kelompok dalam membuat pupuk kompos namun tidak menyangka bahwa mesin diesel di ambil oleh Entis selaku kaur pemerintahan desa malam-malam yang menjadi modusnya adalah minta uang pengganti waktu pengajuan bantuan. Jelasnya.
Menurut Entis selaku kaur pemerintah desa buninagara saat di hubungi lewat telepon mengakui bahwa mesin tersebut akan diganti tapi karena keuangan belum lunas mesin tersebut belum bisa di ambil atau di kasih ke pihak kelompok. Seharusnya kelompok tahu bahwa dana bantuan yang turun itu perlu perjuangan seperti halnya pengajuan proposal, pengajuan tersebut pasti perlu biaya. Tandas entis.
Lebih lanjut entis memaparkan” memang kami pelaku pelaksana pembuatan gedung bangunan dengan anggar 24 juta kami laksankan sesuai aturan. Sampai beres biaya habisnya 21 juta 3 juta itu keuntungan pelaksana itupun di bagi dua, kami hanya dapat untung dari proyek pengerjaan itu Cuma 1.5juta saja. Masalah mesin akan kembalikan ke kelompok.katanya(AUDIN)
Seperti berita sebelumnya yang pernah tayang di progresifjaya tentang batuan mesin yang hilang sampai saat ini polisi belum mampu menyelusuri dimana ada siapa pelakunya. sumber informasi menyebutkan bahwa mesin desel bantuan untuk kelompok tani blok cidaramaning desa bununagara kecamatan malausma kabupaten majalengka
satu paket bantuan berikut dengan bangunan untuk pasilitas pembutan pupuk senilai 100 juta bantuan dari pemerintah tahun 2011 ini merupakan sarana penunjang kegiatan para petani namun di sayangkan satu unit diesel di ambil oleh oknum kaur pemerintahan desa malam itu ada mobil yang berparkir di halaman dan terlihat seorang kaur pemerintahan desa mondar-mandir di sekitar bangunan tidak menyangka pada siang harinya sebuah mesin diesel sudah tidak ada di gedung bangunan” dekian dikatan ilah
Sementara menurut ketua kelompok H. Jaja Hudori saat di minta keterangannya menyebutkan sebelumnya kepala desa minta uang senilai 4 juta” kami belum punya uang karena karena program bantuan untuk tani masih dalam pengerjaan padahal uang tersebut untuk pasilitas kelompok dalam membuat pupuk kompos namun tidak menyangka bahwa mesin diesel di ambil oleh Entis selaku kaur pemerintahan desa malam-malam yang menjadi modusnya adalah minta uang pengganti waktu pengajuan bantuan. Jelasnya.
Menurut Entis selaku kaur pemerintah desa buninagara saat di hubungi lewat telepon mengakui bahwa mesin tersebut akan diganti tapi karena keuangan belum lunas mesin tersebut belum bisa di ambil atau di kasih ke pihak kelompok. Seharusnya kelompok tahu bahwa dana bantuan yang turun itu perlu perjuangan seperti halnya pengajuan proposal, pengajuan tersebut pasti perlu biaya. Tandas entis.
Lebih lanjut entis memaparkan” memang kami pelaku pelaksana pembuatan gedung bangunan dengan anggar 24 juta kami laksankan sesuai aturan. Sampai beres biaya habisnya 21 juta 3 juta itu keuntungan pelaksana itupun di bagi dua, kami hanya dapat untung dari proyek pengerjaan itu Cuma 1.5juta saja. Masalah mesin akan kembalikan ke kelompok.katanya(AUDIN)
ANGGARAN PMBK KECAMATAN MAJA DIPERTANYAKAN
Majalrngka
kegiatan pembinaan minat bakat dan kreativias (PMBK) kecamatan maja yang menganggar 14 ribu/siswa dari 4700 siswa masih di keluhkan oleh ketua panitia kegitan pasalnya angggaran sekitar 65 juta di anggap masih kurang, anggaran tersebut hanya mampu sampai tingkat kabupaten saja sementara kegiatan PMBK di isi dengan 3 kegitan yaitu mata pelajaran, akademik olahraga dan lain-lain
menurut ketua panitia PMBK Apandi S.Pd, saat si minta keterangannya menyebutkan” anggaran untuk kegiatan PMBK di kecamatan maja belum maksimal dengan minimnya biaya hanya mampu sampai tingkat kabupaten majalengka sementara jika ada siswa yang lolos sampai tingkat provinsi itu masih di perimbangkan apakah harus minta lagi ke tiap sekolah atau harus bagaimana itu semua belum terpikir. Tandasnya
Lebih lanjut Apandi menjelaskan” kami akan mengupayakan dana yang ada agar kegitan bisa berjalan lancar anggaran tersebut si serap dari dana operasional sekolah (BOS) 14ribu/ siswa sementara siswa yang ada di kecmatan maja mencapai 4700 siswa” kami juga honor panitia belum teranggar, “kami dengan panitia yang lainnya belum dapat honor untuk panitia karena semua panitia dan anggota kerja semua meski harus di bayar” ujarnya
Di kabupaten majalengka hampir di tiap kecamatan sedang melaksanakan berbagai kegiatan PMBK, sekolah yang keluar juara di tingkat kecamatan akan adu tanding di tingkat kabupaten,
Hasil menyelusuran progresifjaya dilapangan anggaran tiap kecamatan untuk kegitan PMBK itu tidak sama besar seperti di kecamatan cingambul hanya menganggar 12500/ siswa dari jumlah siswa sebanyak 4500. Cukup besar anngaran PMBK di kecamatan maja di banding kecamatan lain seperti kecamatan cingambul tapi panitia kecamatan maja masih mengeluhkan anggaran dan menggap minim.
Sementara menurut salah seorang guru serta tidak mau si sebut namanya di media ini yang ada di kecamatan maja memaparkan “anggaran 14 ribu memang sangat besar jika sekolah kami dapat juara dari tingkat kecamatan kabupaten sampai ke tingkat provinsi pasti sekolah mengeluarkan lagi dana untuk ke tingkat provinsi dari mana lagi kalo bukan dana dari BOS, seandainya sekolah bias lolos sampai tingkat provinsi pasti total biaya lebih dari 30 ribu /siswa. Artinya Untuk prestasi terbaik memang harus di tunjang dengan anggaran semertara anggaran hanya dari dana BOS yang ada tidak ada anggaran dari luar sekolah. Ujarnya” (AUDIN)
kegiatan pembinaan minat bakat dan kreativias (PMBK) kecamatan maja yang menganggar 14 ribu/siswa dari 4700 siswa masih di keluhkan oleh ketua panitia kegitan pasalnya angggaran sekitar 65 juta di anggap masih kurang, anggaran tersebut hanya mampu sampai tingkat kabupaten saja sementara kegiatan PMBK di isi dengan 3 kegitan yaitu mata pelajaran, akademik olahraga dan lain-lain
menurut ketua panitia PMBK Apandi S.Pd, saat si minta keterangannya menyebutkan” anggaran untuk kegiatan PMBK di kecamatan maja belum maksimal dengan minimnya biaya hanya mampu sampai tingkat kabupaten majalengka sementara jika ada siswa yang lolos sampai tingkat provinsi itu masih di perimbangkan apakah harus minta lagi ke tiap sekolah atau harus bagaimana itu semua belum terpikir. Tandasnya
Lebih lanjut Apandi menjelaskan” kami akan mengupayakan dana yang ada agar kegitan bisa berjalan lancar anggaran tersebut si serap dari dana operasional sekolah (BOS) 14ribu/ siswa sementara siswa yang ada di kecmatan maja mencapai 4700 siswa” kami juga honor panitia belum teranggar, “kami dengan panitia yang lainnya belum dapat honor untuk panitia karena semua panitia dan anggota kerja semua meski harus di bayar” ujarnya
Di kabupaten majalengka hampir di tiap kecamatan sedang melaksanakan berbagai kegiatan PMBK, sekolah yang keluar juara di tingkat kecamatan akan adu tanding di tingkat kabupaten,
Hasil menyelusuran progresifjaya dilapangan anggaran tiap kecamatan untuk kegitan PMBK itu tidak sama besar seperti di kecamatan cingambul hanya menganggar 12500/ siswa dari jumlah siswa sebanyak 4500. Cukup besar anngaran PMBK di kecamatan maja di banding kecamatan lain seperti kecamatan cingambul tapi panitia kecamatan maja masih mengeluhkan anggaran dan menggap minim.
Sementara menurut salah seorang guru serta tidak mau si sebut namanya di media ini yang ada di kecamatan maja memaparkan “anggaran 14 ribu memang sangat besar jika sekolah kami dapat juara dari tingkat kecamatan kabupaten sampai ke tingkat provinsi pasti sekolah mengeluarkan lagi dana untuk ke tingkat provinsi dari mana lagi kalo bukan dana dari BOS, seandainya sekolah bias lolos sampai tingkat provinsi pasti total biaya lebih dari 30 ribu /siswa. Artinya Untuk prestasi terbaik memang harus di tunjang dengan anggaran semertara anggaran hanya dari dana BOS yang ada tidak ada anggaran dari luar sekolah. Ujarnya” (AUDIN)
Rabu, 08 Februari 2012
DR. H. KARNA SOBAHI. M.MPd LANTIK KEPALA DESA TANJUNGSARI KECAMATAN SUKAHAJI
Majalengka ,
Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi. M.MPd mengambil sumpah jabatan dan melantik kepala desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji yang berlangsung di Aula desa Tanjungsari, Rabu (01/02) Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi. M.MPd berserta rombongan yang terdiri dari : Ketua DPRD H. Surahman, Para Kepala SKPD dan para pejabat dilingkungan Pemkab Majalengka. Disambut Camat Sukahaji Ade Saepudin S.Sos dan Unsur Muspika Kecamatan Banjaran.
Camat Sukahaji Ade Saepudin S.Sos dalam sambutannya mengatakan desa Tanjungsari adalah pemekaran dari desa Salagedang pada tahun 1983.Pelaksanaan pesta demokrasi di desa Tanjungsari untuk memilih kepala desa berlangsung pada tanggal 16 Januari 2012 dengan jumlah hak pilih sebanyak 2.458. Pelaksanaan pemilihan kepala desa Tanjungsari berlangsung aman dan lancar dan sukses yang dimenangkan oleh Tasripno urut 2 berhasil memperoleh suara sebanyak 1.423 suara.
Sementara itu Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi.M.MPd dalam amanatnya mengatakan atas nama Pemerintahan Kabupaten Majalengka menyampaikan selamat atas dilantiknya Tasrip menjadi Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji Periode 2012-2018, semoga kepala desa Tasrip dapat mengemban amanat dan kepercayaan dari masyarakat desa Tanjungsari untuk menjalankan roda pemerintahan desa dalam melayani, melindungi serta membangun desa TAnjungsari. Dikatakan Wakil Bupati DR. H. Karna Sobahi. M.MPd juga saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada masyarakat baik sesepuh, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga desa Tanjungsari yang telah mensukseskan pemilihan kepala desa Tanjungsari yang sukses dan tanpa akses, sehingga pada hari Rabu01-02-2012 kepala desa Tasrip terpilih dapat dilantik dan diambil sumpahnya.
Selanjutnya Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi, M.MPd dan rombongan mengucapkan selamat kepada Tasrip kepala desa Tanjungsari yang baru dengan harapan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya.
Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi. M.MPd mengambil sumpah jabatan dan melantik kepala desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji yang berlangsung di Aula desa Tanjungsari, Rabu (01/02) Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi. M.MPd berserta rombongan yang terdiri dari : Ketua DPRD H. Surahman, Para Kepala SKPD dan para pejabat dilingkungan Pemkab Majalengka. Disambut Camat Sukahaji Ade Saepudin S.Sos dan Unsur Muspika Kecamatan Banjaran.
Camat Sukahaji Ade Saepudin S.Sos dalam sambutannya mengatakan desa Tanjungsari adalah pemekaran dari desa Salagedang pada tahun 1983.Pelaksanaan pesta demokrasi di desa Tanjungsari untuk memilih kepala desa berlangsung pada tanggal 16 Januari 2012 dengan jumlah hak pilih sebanyak 2.458. Pelaksanaan pemilihan kepala desa Tanjungsari berlangsung aman dan lancar dan sukses yang dimenangkan oleh Tasripno urut 2 berhasil memperoleh suara sebanyak 1.423 suara.
Sementara itu Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi.M.MPd dalam amanatnya mengatakan atas nama Pemerintahan Kabupaten Majalengka menyampaikan selamat atas dilantiknya Tasrip menjadi Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji Periode 2012-2018, semoga kepala desa Tasrip dapat mengemban amanat dan kepercayaan dari masyarakat desa Tanjungsari untuk menjalankan roda pemerintahan desa dalam melayani, melindungi serta membangun desa TAnjungsari. Dikatakan Wakil Bupati DR. H. Karna Sobahi. M.MPd juga saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada masyarakat baik sesepuh, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga desa Tanjungsari yang telah mensukseskan pemilihan kepala desa Tanjungsari yang sukses dan tanpa akses, sehingga pada hari Rabu01-02-2012 kepala desa Tasrip terpilih dapat dilantik dan diambil sumpahnya.
Selanjutnya Wakil Bupati Majalengka DR. H. Karna Sobahi, M.MPd dan rombongan mengucapkan selamat kepada Tasrip kepala desa Tanjungsari yang baru dengan harapan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya.
Don Murdono Minta Dukungan Untuk Menuju Jabar Satu
majalengka
Tekad kuat calon gubernur dari PDI Perjuangan Dr.H.Don Murdono, SH, M.Si, untuk menduduki kursi Jabar Satu, bukan tanpa dasar. Pengalaman memimpin Kabupaten Sumedang selama dua periode dan segudang prestasi dalam pemerintahannya, menambah dorongan serius dari masyarakat, tak hanya wilayah Sumedang saja. Simpati dan dukungan para kader PDI Perjuangan di Jawa Barat dan masyarakat umum mengalir kepada sosok Ketua DPC PDIP Kab.Sumedang ini. Don Murdono dinilai mantap dengan sikapnya yang hanya siap dicalonkan hanya untuk posisi Jabar Satu alias Gubernur Jawa Barat.
Hal tersebut dikatakan Agus Welianto, salah seorang pengurus DPD PDIP Jabar, dalam sosialisasi Cagub Don Murdono, di aula DPC PDIP Kab.Majalengka, pada Rabu (8/2).
Hadir dalam acara itu, jajaran pengurus DPC PDIP Kab.Majalengka dan pengurus PAC di 26 kecamatan, unsur sayap partai, anggota Fraksi PDIP DPRD Majalengka dan undangan lainnya.
Dalam paparannya, Don Murdono, siap membawa masyarakat Jabar untuk Berkarakter dan Sejahtera (Berkah). Guna merealisasikan semua harapan itu, dirinya berharap bisa dipercaya PDIP sebagai calon Gubernur dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018 mendatang.
“Saya memohon dukungan tulus dari para kader PDIP di semua tingkatan dan masyarakat luas secara umum, agar niat saya sebagai calon gubernur dari PDIP bisa terlaksana dan siap menduduki Jabar Satu,” pungkas Don Murdono saat di hadapan semua yang hadir.
Tekad kuat calon gubernur dari PDI Perjuangan Dr.H.Don Murdono, SH, M.Si, untuk menduduki kursi Jabar Satu, bukan tanpa dasar. Pengalaman memimpin Kabupaten Sumedang selama dua periode dan segudang prestasi dalam pemerintahannya, menambah dorongan serius dari masyarakat, tak hanya wilayah Sumedang saja. Simpati dan dukungan para kader PDI Perjuangan di Jawa Barat dan masyarakat umum mengalir kepada sosok Ketua DPC PDIP Kab.Sumedang ini. Don Murdono dinilai mantap dengan sikapnya yang hanya siap dicalonkan hanya untuk posisi Jabar Satu alias Gubernur Jawa Barat.
Hal tersebut dikatakan Agus Welianto, salah seorang pengurus DPD PDIP Jabar, dalam sosialisasi Cagub Don Murdono, di aula DPC PDIP Kab.Majalengka, pada Rabu (8/2).
Hadir dalam acara itu, jajaran pengurus DPC PDIP Kab.Majalengka dan pengurus PAC di 26 kecamatan, unsur sayap partai, anggota Fraksi PDIP DPRD Majalengka dan undangan lainnya.
Dalam paparannya, Don Murdono, siap membawa masyarakat Jabar untuk Berkarakter dan Sejahtera (Berkah). Guna merealisasikan semua harapan itu, dirinya berharap bisa dipercaya PDIP sebagai calon Gubernur dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018 mendatang.
“Saya memohon dukungan tulus dari para kader PDIP di semua tingkatan dan masyarakat luas secara umum, agar niat saya sebagai calon gubernur dari PDIP bisa terlaksana dan siap menduduki Jabar Satu,” pungkas Don Murdono saat di hadapan semua yang hadir.
H.SUTRISNO, SE.,M.SI RESMIKAN KOPERASI BINA WARGA MARHAENIS KEL. TONJONG MAJALENGKA
Majalengka ,
Bertempat dihalaman Gedung Koperasi Bina Warga Marhaenis Lingkungan Mekarguna Kel.Tonjong Kec.Majalengka 05/1, dilaksanakan kegiataan Peresmian Koperasi Bina Warga Marhaenis. Dalam kesempatan tersebut di hadiri oleh Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE.,M.Si selaku Ketua DPC PDIP Kab. Majalengka, Direktur PT. Citra Laviano Mandiri Ir. H. Gatot Tjahjono., MM juga selaku Wakil ketua DPD PDIP Jawa Barat, Para Pengurus BMI PDIP Kab. Majalengka, Kepala Dinas UKM & Kopperindag, Kepala Dinas Sosnakertrans, Para Kepala Bagian Setda Kab. Majalengka, Camat Majalengka dan Para unsur Muspika Kec. Majalengka.
Acara tersebut awali dengan Laporan Ketua Penyelenggara Ujang Dirmana Selaku Ketua Umum Koperasi Bina Warga Marhaenis mengatakan “Koperasi ini adalah bentuk pengembangan dari program pemberdayaan masyarakat miskin perkotaan yang digulirkan oleh Pemerintah Tahun 2011, dalam menjalankan program usaha telah melakukan Jual Beli Gabah dengan system keuntungan 60% kepada Anggota yang aktif, 20% Kas guna pengembangan modal, 10 % guna mediator dan 10 % untuk IKS. Kemudian dilanjutkan Deklarasi Penolakan Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon oleh Komunitas Masyarakat yang berada di Kecamatan Majalengka.
Dalam kesempatan tersebut Direktur PT. Citra Laviano Mandiri Ir. H. Gatot Tjahjono., MM yang juga selaku Wakil ketua DPD PDIP Jawa Barat mengatakan : Pemberdayaan ekonomi masyarakat memerlukan sebuah wadah organisasi sehingga memiliki kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan dalam naungan koperasi.
Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE.,M.Si mengatakan “Langkah awal dalam pembentukan Koperasi Bina Warga Marhaenis dapat memperdayakan masyarakat sehingga hal ini dapat di ikuti oleh Komunitas Masyarakat yang lainnya dan dapat dikerjasamakan dengan dinas terkait. Setelah sambutan Bupati Majalengka dilanjutkan pemberian bantuan modal sebesar Rp. 5.000.000,- kepada Pengurus Koperasi Bina Warga Marhaenis.
Sebelum akhir acara dilakukan penandatangan Berita Acara Kerjasama (MOU) antara Direktur PT. Citra Laviano Mandiri Ir. H. Gatot Tjahjono., MM dan Ketua Umum Koperasi Bina Warga Marhaenis Ujang Dirmana dalam pemodalan Koperasi Bina Warga Marhaenis.Selanjutnya Bupati Majalengka meresmikan Koperasi Bina Warga Marhaenis dan melakukan pemotongan pita Gedung Koperasi Bina Warga Marhaenis serta meninjau kondisi ruangan Gedung Koperasi Bina Warga Marhaenis.
Bertempat dihalaman Gedung Koperasi Bina Warga Marhaenis Lingkungan Mekarguna Kel.Tonjong Kec.Majalengka 05/1, dilaksanakan kegiataan Peresmian Koperasi Bina Warga Marhaenis. Dalam kesempatan tersebut di hadiri oleh Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE.,M.Si selaku Ketua DPC PDIP Kab. Majalengka, Direktur PT. Citra Laviano Mandiri Ir. H. Gatot Tjahjono., MM juga selaku Wakil ketua DPD PDIP Jawa Barat, Para Pengurus BMI PDIP Kab. Majalengka, Kepala Dinas UKM & Kopperindag, Kepala Dinas Sosnakertrans, Para Kepala Bagian Setda Kab. Majalengka, Camat Majalengka dan Para unsur Muspika Kec. Majalengka.
Acara tersebut awali dengan Laporan Ketua Penyelenggara Ujang Dirmana Selaku Ketua Umum Koperasi Bina Warga Marhaenis mengatakan “Koperasi ini adalah bentuk pengembangan dari program pemberdayaan masyarakat miskin perkotaan yang digulirkan oleh Pemerintah Tahun 2011, dalam menjalankan program usaha telah melakukan Jual Beli Gabah dengan system keuntungan 60% kepada Anggota yang aktif, 20% Kas guna pengembangan modal, 10 % guna mediator dan 10 % untuk IKS. Kemudian dilanjutkan Deklarasi Penolakan Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon oleh Komunitas Masyarakat yang berada di Kecamatan Majalengka.
Dalam kesempatan tersebut Direktur PT. Citra Laviano Mandiri Ir. H. Gatot Tjahjono., MM yang juga selaku Wakil ketua DPD PDIP Jawa Barat mengatakan : Pemberdayaan ekonomi masyarakat memerlukan sebuah wadah organisasi sehingga memiliki kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan dalam naungan koperasi.
Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE.,M.Si mengatakan “Langkah awal dalam pembentukan Koperasi Bina Warga Marhaenis dapat memperdayakan masyarakat sehingga hal ini dapat di ikuti oleh Komunitas Masyarakat yang lainnya dan dapat dikerjasamakan dengan dinas terkait. Setelah sambutan Bupati Majalengka dilanjutkan pemberian bantuan modal sebesar Rp. 5.000.000,- kepada Pengurus Koperasi Bina Warga Marhaenis.
Sebelum akhir acara dilakukan penandatangan Berita Acara Kerjasama (MOU) antara Direktur PT. Citra Laviano Mandiri Ir. H. Gatot Tjahjono., MM dan Ketua Umum Koperasi Bina Warga Marhaenis Ujang Dirmana dalam pemodalan Koperasi Bina Warga Marhaenis.Selanjutnya Bupati Majalengka meresmikan Koperasi Bina Warga Marhaenis dan melakukan pemotongan pita Gedung Koperasi Bina Warga Marhaenis serta meninjau kondisi ruangan Gedung Koperasi Bina Warga Marhaenis.
Rabu, 01 Februari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
