Rabu, 13 Juni 2012
ketua BMI malausma harga mati dukung SUKA jilid II
Selasa, 12 Juni 2012
BMI kecamatan malausma siap dukung SUKA jilid II
Senin, 11 Juni 2012
JAMAAH WARDATUL UMAH MAANPAATKAN BANTUAN DARI CAMAT LEMAHSUGIH
Majalengka
Upaya pemerintah dalam meningkatkan ekonomi keratyatan terus dilakukan berbagai bantuan terus di kucurkan salah satu bantuan yang telah di berikan oleh camat lemahsugih lansung menyentuh ke masyarakat dan bisa di rasakan manpaatnya
Puluhan mesin jahit dan mesin bordil disalurkan kepada 16 kelompok pengajian majelis ta’lim wardatul umah yang tersebar di 16 desa untuk 1500 anggota bantuan mesin tersebut di ambil dari DPA kecamatan lemahsugih senilai 80 juta, realisasi dana tersebut lansung mendapat aspreasi dari semua anggota kelompok yang menerima dengan disalurkannya bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan tarap ekonomi bagi masyarakat
Menurut camat lemahsugih Deden Supriatna S.pd.” bantuan mesin jahit dan mesin bordil itu telah disalurkan kepada 16 kelompok dari16 desa dengan anggota 1500 orang mudah-mudahan dengan di berinya bantuan tersebut masyarakat bisa memiliki keterampilan hingga bisa miningkatkan tarap kehidupan ekonomi bagi masyarakat
Lebih lanjut dia mengatakan “ bahwa program tersebut untuk menambah kegitan bagi ibu-ibu pengajian yang tergabung dalam kelompok jamiah wardatul umah untuk meningkatkan tarap perekonomian pemberian mesin tersebut memang sudah di program sejak satu tahun lalu sekarang bisa terealisasi dengan bantuan tersebut mudah-mudahan dapat menambah pemodalan hingga bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat serta bisa mengejar agro politan atau home industry. “ujarnya
Sementara menurut salah seorang anggota kelompok majelis wardatul umah menyampaikan ” kami ucapakan terimakasih kepada pemerintah kecamatan lemahsugih yang telah membantu kelompok wardatul umah mesin jahit dan mesin bordil akan kami manpaatkan untuk menanbah kegitan yang tentunya penambah penghasilan .ungkapnya
Hal senada juga di sampaikan oleh kepala desa padarek Enda S uhenda yang di damping oleh kepala desa marga jaya Baban Sutisman “ mudah-mudahan dengan bantuan jenis mesin jahit dan mesin bordil bisa menambah aktivitas bagi warga hingga bisa membawa perubahan di samping itu bisa rekrutmen anggota kelompok yang baru karena masih banyak masyarakat yang berminat serta banyak yang ahli di bidang jahit dan bordil, terima kasih kepada pemerintah khusnya pihak kecamata lemahsugih bantuan tersebut telah di terima mekipun tanpa pengajuan mungkin itu sudah di jadikan program pemerintahan kecamatan dalam mensejahtrakan masyarakt. Tamabhnya.(AUDIN)
Rehab Gedung Sekolah SMP Swasta Abata Di Soal
Rehab Gedung Sekolah SMP Swasta Abata Di Soal
Majalengka
Rehabilitasi bangunan sekolah menengah pertama(SMP) yang dibiayai oleh pemerintah tidak dibekali gambar pekerjaan. Bahkan kebanyakan sejumlah bangunan sekolah yang dibiayai pemerintah tersebut tidak dipasang papan proyek.anehnya bangunan sekolah masih layak di pakai kegitan belajar tapi masih mendapatkan rehab
salah satunya terjadi di SMP swsta ABATA kecamatan malausma kebupaten majalengka yang sekarang lagi beraktvitas pengerjaan rehab tiga ruang kelas yang pelaksana kegiatannya P2S swakelola, pekerjaanya tidak mengantongi gambar bistek dan hanya berpatokan pada perintah panitia pembangunanan rehab. dari informasi yang di himpun bahwa pada tahun 2008 tahun berdirinya sekolah di siapkan gedung sekolah oleh warga setempat dan di biayai oleh dana PNPM tahun 2008, dalam tiga tahun terkahir sekolah tersebut mendapatkan rehab dengan biaya 270 juta untuk tiga ruang kelas sementara hasil penyelusuran awak media bangunan sekolah masih kokoh dan masih bisa dipergunakan untuk kegiantan belajar namun mendapatkan rehab padahal sekolah itu di bangun pada tahun 2008 dan di anggap masihdi anggap layask pakai kerena usianya baru empat tahunan
Menurut kepala SMP Tatang mulyawan S.pd. saat di komfirmasi mengatakan”sekolah ini berdiri pada tahun 2008 bangunan sekolah itu retak retak dan bagian atas penyanggka genteng (usuk dan reng) menggunakan bambu maklum pada tahun2008 di bangun oleh dana PNPM dan swadaya masyarakat dan sekarang diganti bagian atasnya dengan yang baru serta dua local kelas menggunakan atap beton kerena kedepanya ingin dilantaikan. “Ujarnya”
Lebih lanjut Tatang Menjelaskan” bahwa uang di terima untuk rehab berbeda dengan proyek DAK atau bantuan lainnya. sekolah kami mendapatkan dana dari blok grent senilai 270 juta pemerintah pusat jadi tak perlu papan proyek, dan dari tiga ruang kelas yang targetkan di kembangkan ke ruang kelas baru. (AUDIN)
IMPELEMETASI TERKESAN KURANG TRANFARANSI KADISDIK harapkan obyektif dalam pengawasan
IMPELEMETASI TERKESAN KURANG TRANFARANSI
KADISDIK harapkan obyektif dalam pengawasan
Majalengka
Dengan di gulirkanya bantuan rehabilitasi untuk ruang kelas oleh pemerintah pusat yang bersumber dari APBN 2012 dengan harapan dapat lebih meningkatkan mutu pendidikan di mana sarana dan prasarana adalah hal pendukung dalam suksesnya KBM (kegitan belajar mengajar) namun sayang inplementasi dilapangan terkesan kurang tranfaran karena tidak adanya keterbukaan dengan lembaga komite sekolah seperti yang terjadi di SDN I babakan kecamatan kertajati kabupaten majalengka , hasil pantauan tim media melihat pengerjaan rehab 4 ruang kelas yang di biayai oleh dana APBN diduga masih jauh dari spec yang telah ada,
Muncul dugaan jika pengerjaan proyek rehab yang dilakukan swakelola ini sarat dengan banyak masalah. Selain pengerjaan yang terkesan asal jadi, Indikasinya, terlihat dari banyaknya material bekas yang disinyalir dipasang kembali. Seperti kayu usuk tidak diganti, genteng bekas di tukar tambahkan ulang serta tiang hanya dipoles. (Pengecatan)Selanjutnya, tembok bangunan kelas hanya ditambal seperlunya hasil dari pengerjaan tersebut terlihat jelas pasangan antara tembok kusen jendela sudah retak kembali
“Maaf pak Ibu kepala sedang keluar tahu tidak entah kemana dan ada urusan apa” ujar salah seorang guru saat di Tanya
Sementara menurut anggota komite sekolah Oon yang di ketuai oleh Aep menjelaskan “ kami pernah di kasih informasi bahwa sekolah mendapat bantuan rehab 155 juta dan 20 juta untuk mebelar padahal untuk mebelar hanya di pakai 15 juta dari dana tersebut terjadi ke simpang siuran dana yang seharusnya total anggaran rehab tersebut senilai 236.091.000.- untuk 4 ruang kelas
Sudah berkali-kali awak media mengunjungi sekolah untuk minta keterangan namun sangat di sayangkan Kepala sekolah SDN I babakan Neni Karsih S.pd. sulit di temui bahkan seolah menghindar saat akan di komfirmasi
Sementara menurut Suhud bendahara dana dari rehab di ambil untuk kegitan sekolah seperti kegitan peningkatan prestasi atauPMBK “ujarnya.
Menaggapi hal tersebut kepala dinas pendidikan kebupaten majalengka Drs. H sanwasi MM mengaku baru mendapat informasi tersebut, dan berjanji akan turun untuk mengawasi jalannya rehabilitasi fisik di se-tiap sekolah. Menurutnya, se-tiap sekolah sudah diberi surat perintah kerja dan pembangunan-nya harus sesuai RAB..
Namun ditegaskannya, jika memang terbukti ada penyim-pangan, maka akan dilakukan pembinaan dan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Walaupun demikian,. mengaku peng-awasan bakal memakan waktu tak sebentar mengingat jumlah sekolah yang banyak.(AUDIN
SMPN 4 MAJA RAYAKAN PERPISAHAN KELAS IX
SMPN 4 MAJA RAYAKAN PERPISAHAN KELAS IX
Majalengka
Keluh kesah dan segala kenangan para siswa-siswi kelas IX, ini memuncak dalam acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas IX telah menyelenggarakan perpisahan bagi siswa siswi kelas IX yang telah selesai melaksanakan Ujian Nasional (UN). mereka berharu-biru dalam rangkaian perpisahan tersebut.
Acara perpisahan dilaksanakan di halaman sekolah . dan merupakan acara puncak. Yang dibuka pada pukul 08.00 Wib yang dihadiri oleh kepala dinas pendidikan kabupaten yang di wakili kasi SMP, ketua komite, kepala desa, serta jajaran dewan Guru Seluruh siswa-siswi pun turut hadir dan menempati tempat duduk para lulusan yang turut dihadiri seluruh wali murid dan beberapa tamu undangan.
Keluarga besar SMPN 4 maja Kabupaten majalengka mengadakan perpisahan dengan pergelaran acara perpisahan kelas. Para siswa, guru, dan orang tua berkumpul dalam suasana gembira dan syahdu di tengah berbagai atraksi kesenian dan unjuk kebolehan keluarga besar SMPN 4. Komite sekolah H. Dede suryadi "Acara kenaikan kelas ini di prakarsasi oleh para orang tua siswa! Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan silaturahmi di antara siswa, guru, dan orang tua." kata Ketua Komite ketika ditemui disela-sela acara berlangsung.
Salah satu mata acara yang menyedot perhatian hadirin adalah penuturan cerita rakyat dalam bahasa sunda dibawakan oleh siswa-siswi yang mengundang decak kagum teman-temannya dan para orang tua. tidak bisa menyembunyikan rasa haru bercampur gembira atas kemeriahan yang tercipta dalam acara perpisahan tersebut. Sementara dalam sambutanya Masturo Ade. kepala sekolah SMPN 4 maja mengungkapkan rasa gembira bahwa siswa-siswi yang telah mengikuti ujian nasional semuanya lulus 100 %. Dan telah banyak prestasi yang di raih oleh siswa di antaranya lomba bahasa inggris sewilayah tiga Cirebon serta juara juara di kab, majalengka di berbagai event. “ujarnya
“Dengan acara ini maka diharapkan terjalinnya interaksi positif antara sekolah , komite , orang tua wali murid dan juga masyarakat . Dengan interaksi yang positif itulah untuk waktu-waktu yang akan datang diharapkan peningkatan atau kemajuan terhadap anak-didik mereka, maju mundurnya pendidikan di suatu institusi tidak hanya dilakukan oleh fihak sekolah saja , namun peran serta orang tua juga turut aktif dalam rangka mencetak generasi muda yang pintar dan berahlaqul karimah, “ungkap Kepala.(AUDIN)
Langganan:
Postingan (Atom)
