Jumat, 28 Februari 2014

SMPN 1 JATITUJUH ALOKASIKAN DANA BANTUAN UNTUK RUANG KELAS



Majalengka
Penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah adalah wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah. Tanggungjawab itu tentu juga termasuk penyediaan sarananya, seperti ruang sekolah yang layak. Kendati ini tanggung jawab daerah, Pemerintah Pusat tidak lepas tangan dan aktif melakukan intervensi bila kondisi memerlukan. Salah satu bentuk intervensi itu adalah perbaikan ruang-ruang sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia yang rusak. Intervensi pusat untuk perbaikan sarana sekolah ini menjadi agenda utama
upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar adalah meningkatkan kualitas sarana prasarana dan fasilitas pembelajaran di sekolah. pemerintah telah berupaya untuk melakukan  rehabilitasi ruang kelas dan ruang belajar di satuan pendidikan dasar (SD dan SMP) baik negeri maupun swasta sehingga diharapkan pada tahun yang akan datang  sudah tidak ada lagi ruang SD dan SMP rusak berat.
Salahsatu sekolah di kabupaten majalengka yang mendapatkan bantuan dana dari pemerintah yaitu  sekolah menengah pertama negeri 1 (SMPN 1) Jatitujuh menerima bantuan untuk rehab 2 ruang kelas dan bantuan penambahan ruang kelas baru (RKB) dana tersebut telah direalisasikan sesuai petunjuk teknis.SMPN 1 Jatitujuh yang berlokasi di jalan raya jatitujuh kecamatan jatitujuh kabupaten majalengka saat ini telah merampungkan kegiatan perbaikan ruang kelas dan pembangunan ruang kelas baru.
Kepala Sekolah SMPN 1 jatitujuh, Didi supriadi S.Pd. M.Pd saat ditemui  membenarkan bahwa disekolahnya tengah direnovasi  2 ruang kelas dan 2 ruang kelas baru.. “Kami keluarga besar sekolah SMPN 1 jatitujuh bersama komite sekolah,masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar –besarnya kepada pihak Dinas Pendidikan Majalengka yang telah memperhatikan dan menjadi fasilitator sehingga terealisasinya pembangunan ruangan kelas di sekolah kami,”
Lebih lanjut dia mengatakan “pelaksanaan rehabilatasi bangunan sekolah selain pihak sekolah sebagai penanggung jawab dan komite sekolah serta masyarakat ikut serta mengerjakan sehingga perbaikan gedung sekolah lebih maksimal
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Drs.H.Sanwasi MM, mengharapkan  kepada setiap sekolah SDN,SMP,SMA dan SMK  yang sedang melaksanakan renovasi ruangan kelas dengan adanya rehabilitas sekolah tersebut, supaya jangan terganggu proses Kegitan Belajar Mengajar (KBM)  serta dalam pelaksanaanya harus mengacu  sesui Juklak dan Juknis yang sudah ada dalam RAB. Pihak sekolah juga di harapkan dapat  bekerjasama dengan komite sekolah dan masyarakat setempat dalam pelaksananya renovasi sekolah ini, sehingga pelaksanaanya dapat berjalan dengan lancer(AUDIN)

SMPN 3 Lemahsugih terus berupaya untuk mencapai prestasi



Majalengka 
Pendidikan merupakan upaya untuk membudayakan seseorang menjadi anggota masyarakat yang aktif, berbudaya dan mampu bersosialisasi dalam masyarakatnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, pembelajaran  berlangsung secara konstruktivis (membangun) yang didasari oleh pemikiran bahwa setiap individu peserta didik merupakan bibit potensial yang mampu berkembang secara mandiri. Dan tugas pendidikanlah yang membentuk dasar itu melalui pendidikan karakter.
Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang kemudian diimplementasikan menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), merupakan kurikulum yang dirancang untuk memberikan peluang seluas-luasnya bagi sekolah dan tenaga pendidik untuk melakukan praktik-praktik pendidikan dalam rangka mengembangkan semua potensi yang dimiliki peserta didik, baik melalui proses pembelajaran di kelas maupun melalui program pengembangan diri (ekstrakurikuler). Pengembangan potensi peserta didik tersebut dimaksudkan untuk memantapkan kesadaran diri tentang kemampuan atau life skill terutama kemampuan personal (personal skill) yang dimilikinya. Termasuk dalam hal ini adalah pengembangan potensi peserta didik yang berhubungan dengan karakter dirinya.demikian dikatakan Humaedi S.Pd. M.MPd kepala sekolah SMPN 3 lemahasugih saat ditemui media ini
 SMPN 3 Lemahsugih yang berlokasi di desa jalan raya desa kalapadua kecamatan  Lemahsugih kabupaten majalengka terus meyakinkan diri untuk meraih prestasi bagi semua anak didiknya, SMPN 3 Lemahsugih yang memiliki 467siswa dengan  tenaga pendidik yang sudah propisional dan berupaya  selalu menghantarkan peserta anak didik pada pencapaian standar kwalitas yang mampu mengarahkan setiap individual semua siswa,  pada tahun yang lalu SMPN 3 Lemahsugih telah menorehkan prestasi  ajang  adu lomba OSN Matematika serta MTQ atas nama siswa Dede permana dan Evi fajriati sampai ke tingkat provinsi jawa barat dengan visi unggul dalam prestasi dan berbasis agamis.
Menurut kepala SMPN 3 Lemahsugih Humaedi S.Pd. M.MPd saat ditemui dikantornya menjelaskan “ pihaknya akan terus meningkatkan prestasi pandidikan bagi semua siswa-siswi  baik akademik maupun non akademik serta meningkatkan seni budaya diantaranya degung, angklung, marcingband, dangdut, solo,merawis, yang memanfaatkan bantuan dari direktorat jendral pendidikan senilai 70 juta pada tahun 2013   memerlukan sebuah proses pendidikan yang holistik, simultan dan berkesinambungan. Dalam sistem pendidikan tersebut harus dikembangkan beberapa aspek Tentu kita sepakat buat apa memiliki lulusan yang cerdas dan memiliki perilaku yang  baik, jelasnya. (AUDIN)

PMBK tingkat kecamatan cikijing Di Gelar



 Majalengka
Pembinaan Minat Bakat, dan Kreatifitas (PMBK) serta Penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) sekolah dasar merupakan tonggak awal pembinaan atlet berbakat sejak usia dini, sehingga melahirkan atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi juga menggali potensi setiap siswa. melalui kegitan PMBK tingkat kecamatan cikijing kabupaten majalengka tahun 2014 yang melaksanakan kegitan (olimpiade olah raga siswa nasional (O2SN).calistung ,festival kompetensi dan kreativitas siswa dan guru,Olimpiade MIPA siswa berprestasi,atletik, FKK dan sapta lomba serta pencak silat di harapkan dapat meningkatkan prestasi siswa khususnya di lingkungan kecamatan cikijing umunya di kabupaten majalengka. Kegitan ini merupakan upaya nyata terhadap implementasi kegitan belajar mengajar demikian dikatakan Jaeni S.Pd ketua panitia PMBK saat di temui
Sebanyak 39 Sekolah Dasar negeri (SDN) dilingkungan Kecamatan cikijing, belum lama ini  mengadakan Pembinaan Minat Bakat, dan Kreatifitas (PMBK)  Olympiade Olahraga Pelajar Nasional (O2SN).
Menurut Jaeni S.Pd yang didampingi H. Komarudin S.Ag. Ketua Panitia PMBK   tingkat kecamatan cikijing ini mengatakan tujuan kegiatan ini Adalah untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga, membina dan mempersiapkan atlit berprestasi sejak usia sekolah serta mengikuti O2SN SD tingkat kabupaten majalengka. “Olahraga ini merupakan salah satu wadah untuk mencari bibit atlit serta mengali bakat  dan minat siswa sejak usia dini sehingga melahirkan prestasi yang bisa mengharumkan nama daerah nantinya,
Sementara menurut.Drs H Sanwasi MM. kepala dinas pendidikan kabupaten majalengka saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka menilai sampai sejauhmana hasil daripada para guru dalam kegitan belajar mengajar di sekolah yang implementasikan pada lomba pembinaan minat bakat dan kreativitas sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat serta bagi siswa mempunyai bakat untuk di kembangkan serta di perkenalkan dilevel yang lebih tinggi. dengan PMBK jelas akan terlihat SDN mana yang berprestasi dan mudah mudahan semua SDN di lingkungan UPTD kecamatan cikijing dapat meraih prestasi baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi “ujarnya. (AUDIN)

Kegiatan PMBK Di UPTD Kecamatan Cingambul Sarana Evaluasi Dan menggali potensi



Majalengka
Pembinaan Minat, Bakat dan Kreatifitas (PMBK) merupakan kegiatan rutin pada tiap tahunnya di Dinas Pendidikan Kabuaten Majalengka khususnya tingkat UPTD Pendidikan di berbagai kecamatan daerah Kabupaten Majalengka. Pada awal tahun 2014 ini hampir seluruh UPTD di Kecamatan tengah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
            Seperti halnya di UPTD Pendidikan Kecamatan cingambul, beberapa waktu lalu telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan berbagai event lomba yang di ikuti seluruh siswa dan guru sekolah dasar di Kecamatan cingmbul.
            Kegiatan yang berlangsung digelar ditingkat  UPTD pendidikan kecamatan cingambul disambut antusias para siswa, mereka penuh semangat mengikuti berbagai lomba yang telah dijadwalkan oleh panitia, diantaranya PAI,sepak bola  mini,vollyball takraw, catur, atletik, sapta lomba dan kegiatan Festival Kompetensi & Kretifitas, calistung, sains, mengarang bahasa sunda, pupuh, puisi sunda, dongeng sunda, biantara, baca dan tulis aksara sunda, baca berita sunda, menyanyi solo, mengarang bahasa Indonesia, pidato bahasa Indonesia melukis, dll, para siswa ini terus berjuang guna menampilkan bakat dan kreatifitasnya untuk menunjukan kemampuan ilmunya yang selama ini mereka dapat. Mereka bersaing untuk menunjukan yang terbaik, yang selama ini mereka dapatkan dari kegiatan belajar mengajar disekolah dan memperlihatkan bakat serta minat yang ada.
Menurut ketua pantia kegiatan PMBK,  Udo stiadi S.Pd. yang diwakili  Kaokab S.Pd. selaku ketua KKS mengatakan “dari 28 sekolah dasar yang ada di Kecamatan cingambul  seluruhnya mengirimkan peserta untuk mengikuti berbagai lomba yang diadakan panitia,” tiap SD mengirimkan utusannya untuk mengikuti berbagai lomba.
            Hal senada disamapaikan olehAceng Jaelani S.Pd. M.Pd. ketua PGRI kec cingambul   PMBK yang dilaksanakan selama ini selain untuk ajang pencarian bakat juga sebagai evaluasi  dari kegiatan kegiatan pembelajaran yang selama ini dilaksanakan di sekolah masing masing dengan harapan bisa membentuk karakter penerus bangsa yang sehat, sportif, cerdas, trampil.
           Sementara menurut  Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan cingambul H Iwan Rusmawan S.Pdi. M.Pd memberikan tanggapan bahwa PMBK sangat penting diadakan karena kegiatan ini merupakan upaya nyata terhadap implementasi dan evaluasi kegiatan belajar mengajar (KBM). Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi siswa serta meningkatkan kwalitas peserta didik dan mampu berpestasi di tingkat kabupaten maupun tingkat jawa barat sesuai dengan harapan dan tujuan pendidikan nasional.
            Kepala  Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka ,Drs, H Sanwasi MM.  mengatakan “PMBK merupakan sarana evaluasi  bagi para guru. Dengan kegiatan ini akan terlihat hasil dari binaan para guru kepada siswa, Dengan adanya Kegiatan PMBK tidak dijadikan ajang persaingan yang menjurus ke pertengkaran tapi merupakan ajang persaingan untuk berprestasi. Dari hasil PMBK tingkat kecamatan ini akan ditindaklanjuti di tingkat Kabupaten bahkan provinsi

Jumat, 22 November 2013

Pengawasan Lemah, Rehabilitasi Sekolah Bermasalah


Majalengka
Dunia pendidikan saat kini terkesan sedang dimanjakan dengan banyaknya kucuran alokasi dana untuk proyek rehab gedung kelas dan sebagainya, disamping untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas para anak didik generasi bangsa juga untuk lebih menciptakan kondisi KBM yang nyaman dan aman. Begitu juga halnya dengan  beberapa Sekolah Dasar di kabupaten majalengka hal tersebut dengan adanya kucuran dana alokasi khusus tahun 2013
Minimnya pengawasan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten majalengka  mengakibatkan sejumlah proyek rehabilitasi sekolah sarat masalah. Dari data yang dihimpun progresifjaya menunjukkan, masalah yang muncul didominasi dengan pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan petunjuk teknis.
Dari hasil temuan dilapangan pengerjaan rehab gedung SD diduga tidak sesuai dengan RAB. Pasalnya ada sebagian material bangunan dalam pelaksanaan rehab sekolah tersebut tidak sesuai dengan “RAB” (Rekapitulasi Anggaran Biaya) yang telah ditentukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan rehab. "Material yang digunakan pada umumnya tidak sesuai juknis. Ada pula volume pekerjaan yang sengaja dikurangi oleh pelaksana kegiatan. hasil investigasi yang dia lakukan menemukan banyaknya material yang hanya di sulam ada pula sekolah negeri  V leweunggede Kecamatan jatiwangi  yang tidak mengganti genteng.selain itu SDN II jatisura hanya mengganti genteng dan pengecatan saja Kecamatan jatiwangi . itu juga  terjadi di SDN jatisura V
Menurut kepala sekolah SDN V leweunggede kecamatan jatiwangi Ucup suparsa S.Pd.
saat ditemui media ini mengatakan “ rehab ini disesuaikan dengan kebutuhan kami sengaja tidak mengganti genteng karena masih di anggap layak adapun genteng yang di ganti itu hanya yang pecahnya saja, karena rehab sekolah kami terpokuskan pada  perbaikan tembok dinding adapun besi yang terpasang dan tidak sampai ke bawah atau bergatung pada rahel itu memang seprti itu. “ujarnya
 (AUDIN)

Tiga SDN Di UPTD Kecamatan maja Manfaatkan dan rehabilitasi ruang kelas

 DAK Bidang Biaya pendidikan Dasar adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah tertentu untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan bagian dari program yang menjadi prioritas Nasional, khususnya untuk membiayai kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan dasar 9 (sembilan) tahun yang belum mencapai standar tertentu atau percepatan pembangunan daerah di bidang pendidikan dasar.
“Saat ini dinas pendidikan kabupaten majalengka khususnya di UPTD kecamatan maja tiga sekolah sedang fokus dalam urusan sarana dan prasarana. dengan melakukan perbaikan gedung sekolah yang rusak. Program ini dipandang sangat penting untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar. program rehab kelas ini tentunya juga menjadi skala prioritas dalam membenahi sarana dan prasarana yang kurang memadai.  tiga sekolah yang menerima bantuan dan DAK tahun 2013 yaitu SDN II wanahayu, SDN Icihaur  dan SDN II Pasanggrahan maasing-masing tiga ruang kelas. Demikian dikatakan maman sudarman S.Pd.
Menurut kepala SDN II wanahayu Maman Sudarman S.Pd mengatakan” pelaksanaannya rehabilitasi selain melibatkan Komite, juga Kepala Sekolah, untuk ikut serta mengerjakan perbaikan gedung sekolah sehingga diharapkan pembangunan rehab dapat dilaksanakan dengan baik dan makasimal. ”ujarnya
Lebih lanjut dia mengucapkan “terima kasih kepada Pemerintah pusat maupun daerah yang melalui Dinas Pendidikan sudah memberikan Program DAK  ini. Apa yang sudah diterima dilaksanakan sebaik-baiknya sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SDN kami ini. Diharapkan kedepannya Program-program yang lain juga diberikan
Sementara  menurut Drs. H. Sanwasi MM. kepala dinas pendidikan kabupaten majalengka mengatakan “DAK Bidang pendidikan Dasar dialokasikan untuk mendukung penuntasan program wajib belajar Pendidikan dasar 9 (Sembilan) tahun yang bermutu dan merata dalam rangka memenuhi Standar Pelayanan Minimum dan secara bertahap memenuhi Standar Nasional pendidikan. dengan adanya bantuan dana untuk rehab gedung sekolah tersebut dapat mengurangi ruang kelas yang tidak layak pakai serta Kegiatan belajar mengajar menjadi nyaman, melalui dukungan sarana prasarana bagi terselenggaranya proses belajar mengajar tersebut adalah dengan melakukan pembenahan bangunan gedung sekolah serta penataan dan pengembangan prasarana pendidikan yang memadai. Ujarnya. (AUDIN)

Jumat, 15 November 2013

in memorian bandung ciwiday